Category: Pascal


Prasyarat


Dalam tutorial ini, Anda diasumsikan sudah memahami cara mengcompile dan merunning program pada Pascal serta memahami dasar-dasar Algoritma Pemgoraman. Jika anda belum memahami Algoritma Pemgoraman, sebaiknya Anda memahaminya terlebih dahulu.

Pendahuluan


Pada tulisan ini, dibahas tentang Variabel serta dasar Input dan Output pada Pascal: Read, Readln, Write, dan Writeln.

Spesifikasi


Dalam tulisan ini, penulis menggunakan Turbo Pascal 7.

Persiapan

Ketikan source code di bawah ini pada Pascal.
Program InputOutput;
uses crt;

var
nama: string;

begin
clrscr;
write('masukan nama anda: ');
readln(nama);
writeln;
writeln;
writeln('Hallo ',nama);
write('Program Anda jalan.');
readln;
end.

Compile kode program di atas.

Cara Program Anda Bekerja


Kepala Program, penggunaan unit crt serta perintah clrscr sudah dibahas di tutorial sebelumnya. Kali ini akan saya bahas mengenai Variabel, Input dan Output.
Pada baris ke-4 terdapat kata var. Kata ini digunakan jika kita ingin mendefinisikan variabel pada pascal. Oleh karena itu pada baris selanjutnya (baris 5) terdapat deklarasi variabel nama yang bertipe string. Jika Anda tidak mendefinisikan variabel, maka kata var tidak perlu ditulis.
Pada baris ke-9 terdapat perintah write. Seperti sudah disinggung pada tutorial sebelumnya, perintah write digunakan untuk Output. Jika kita lihat pada baris ke-9, maka output yang dihasilkan adalah ‘masukan nama anda:‘. Selain write ada juga perintah writeln. Bedanya, jika kita menggunakan writeln, maka output berikutnya akan berada pada baris berikutnya seperti contoh program di atas pada baris ke-13. Setelah mengoutputkan ‘Hallo [nama yang diinput]‘, output selanjutnya (yaitu tulisan ‘Program Anda jalan‘) akan muncul pada baris berikutnya. Jika perintah writeln ditulis tanpa kata-kata yang akan dioutput, maka hanya akan berganti baris saja.
Perintah readln pada baris ke-10 artinya program meminta input dan data yang diinput nantinya akan disimpan pada variabel nama. Saat program meminta input, program akan menunggu Anda menginputkan data hingga Anda menekan tombol Enter pada keyboard setelah itu baru program akan mengeksekusi perintah pada baris selanjutnya. Jika perintah readln tidak diikuti variabel seperti pada baris ke-15, maka program hanya menunggu Anda menekan tombol Enter. Alasan penggunakan readln pada program sudah pernah dibahas di tutorial sebelumnya.

Pascal – Tutorial 01

Prasyarat


Dalam tutorial ini, Anda diasumsikan sudah memahami cara mengcompile dan merunning program pada Pascal serta memahami dasar-dasar Algoritma Pemgoraman. Jika anda belum memahami Algoritma Pemgoraman, sebaiknya Anda memahaminya terlebih dahulu.

Pendahuluan


Pada tulisan ini, dibahas tentang basic dari Pascal: Kepala Program dan Badan Program. Serta dibahas juga bagaimana Pascal menjalankan perintah sintaks pemrograman.

Spesifikasi


Dalam tulisan ini, penulis menggunakan Turbo Pascal 7.

Persiapan

Ketikan source code di bawah ini pada Pascal.
Program HelloWorld;

begin
writeln('Selamat!');
writeln('Program Anda jalan');
end.

Selanjutnya compile kode program di atas.

Cara Kerja Compiler Pascal


Cara kerja compiler Pascal sangat sederhana, yaitu mengecek tiap baris kode program mulai dari baris pertama hingga baris terakhir. Jika ada kesalahan pada penulisan kode program, maka compiler akan mendeteksi adanya kesalahan tersebut dan menampilkan pesan error kepada user berupa jenis kesalahan dan informasi letak/baris error itu berada.

Cara Program Anda Bekerja


Baris pertama pada program hanya bersifat optional, tidak ditulis juga tidak apa-apa. Tetapi alangkah baiknya dituliskan, seperti halnya judul buku. Dengan adanya judul program maka orang lain yang membaca source code kita dapat mengetahui secara garis besar program apa yang kita buat. Judul program ini disebut juga sebagai Kepala Program. Jangan lupa untuk menambahkan titik koma (;) di setiap akhir baris program.

Baris ketiga merupakan penanda awal program kita dan juga merupakan penanda awal dari Badan Program. Kata “Begin” selalu ditutup dengan kata “end”. Kata “end” pada baris ke-6 merupakan penutup dari kata “Begin” yang ada pada baris ke-3. Kata “Begin” tidak perlu diakhiri titik koma. Kata “end” pada baris ke-6 merupakan penutup program, oleh karena itu tidak diakhiri dengan titik koma melainkan dengan titik (.).

Pada baris ke-4, terdapat perintah writeln(‘Selamat!’). Artinya, tuliskan kata “Selamat!” pada layar output. Begitu juga pada baris ke-5, berarti artinya tuliskan kata “Program Anda jalan” pada layar output.

Coba anda running program tadi. Tidak terjadi apa-apa kan? Sebenarnya setelah Anda merunning program Anda, program pascal menuliskan output pada layar, pada baris pertama “Selamat!”, pada baris kedua: “Program Anda jalan”. Setelah menuliskan baris kedua, kita langsung kembali ke layar editor sehingga output tidak terlihat. Supaya output dapat terlihat, coba anda tambahkan sintaks readln (penjelasan readln ada di akhir postingan) sebelum end (sintaks end bergeser ke baris ke-7) sehingga source codenya sekarang menjadi seperti ini:

Program HelloWorld;

begin
writeln('Selamat!');
writeln('Program Anda jalan');
readln;
end.

Running kembali program Anda, dan perhatikan outputnya. Sekarang outputnya menjadi ada 4 baris. Hal ini dikarenakan output dari program anda sebelumnya masih ada pada layar output sehingga ketika anda merunning untuk yang ke-3 kalinya, outputnya ada 6 baris. Untuk menghilangkan output dari program sebelumnya, coba anda tambahkan perintah clrscr setelah kata “Begin”. clrscr (= clear screen) merupakan perintah untuk membersihkan layar output. Stop! Jangan running program Anda dulu, untuk dapat menggunakan perintah clrscr, program Anda harus menggunakan unit crt. Pembahasan unit akan dijelaskan pada postingan lain. Supaya program anda menggunakan unit crt, tambahkan sintaks uses crt sebelum kata “Begin”. Sekarang source code program anda akan menjadi seperti ini:

Program HelloWorld;
uses crt;

begin
clrscr;
writeln('Selamat!');
writeln('Program Anda jalan');
readln;
end.

Run program Anda, dan kali ini outputnya 2 baris saja. Anda dapat merubah kata-kata yang diouputkan oleh perintah writeln. Untuk mengakhiri program Anda, tekan Enter.

Pengertian Readln dan Writeln


Readln berasal dari kata Read yang artinya Baca. Perintah Readln digunakan untuk membaca inputan user (penjelasan lebih lanjut tentang input output akan dibahas di postingan selanjutnya). Perintah Readln yang digunakan pada contoh di atas, hanya digunakan untuk membaca tombol Enter saja. Jadi setelah program tadi mengoutputkan 2 baris output, program akan menunggu Anda untuk menekan tombol Enter.

Writeln berasal dari kata Write yang artinya Tulis. Perintah Writeln digunakan untuk menuliskan output ke layar.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.