Tanggal 14 Februari nanti adalah hari Valentine, hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak pasangan untuk mengungkapkan cinta atau kasih sayang. Beberapa menyebebut hari valentine adalah hari hari kasih sayang, malah ada yang bilang f*cklentine. (loh?). Tapi seperti apa sih sejarah hari Valentine? Siapa sih yang menetapkan tanggal 14 Februari sebagai hari Valentine?

Pada tahun 496, Paus Gelasius 1 menetapkan bahwa tanggal 14 Februari adalah hari untuk memperingati santo Valentinus[1]. Menurut Ensiklopedia Katolik, santo yang hari rayanya diperingati pada hari yang sekarang disebut Hari Valentine kemungkinan adalah salah satu dari tiga orang martir yang hidup pada akhir abad ke-3 semasa pemerintahan Kaisar Claudius II[2]:

  1. seorang pastur di Roma
  2. seorang uskup Interamna (modern Terni)
  3. seorang martir di provinsi Romawi Africa

Wah wah, udah nyangkut2 soal agama nih.. NO SARA ya ^.^v

Jadi awalnya tanggal 14 Februari ini diperingati sebagai hari untuk mengenang santo Valentino. Lalu mengapa berubah jadi hari kasih sayang? Ini Sebabnya:

Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sang sastrawan Inggris pertengahan ternama Geoffrey Chaucer pada abad ke-14. Ia menulis di cerita Parlement of Foules (Percakapan Burung-Burung) bahwa

For this was sent on Seynt Valentyne’s day (“Untuk inilah dikirim pada hari Santo Valentinus”)
When every foul cometh there to choose his mate (“Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya”)

Pada zaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari ini dan memanggil pasangan mereka “Valentine” mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi pernaskahan British Library di London.

Karena sebab di atas itulah, sekarang tanggal 14 Februari dirayakan sebagai hari percintaan. Lalu mengapa bisa ada ngasih coklat, ngasih surprise atau bahkan perhiasan? Jawabannya adalah: BISNIS!

Ini tentu dijadikan ladang buat mereka yang mata duitan untuk mencari duit, caranya simple.. cukup membujuk para pria/wanita untuk memberikan coklat, bunga, perhiasan atau hadiah kepada pasangan agar hubungan makin mesra, dimana coklat, bunga, perhiasan atau hadiah ini beli dari mereka yang mata duitan itu. Gak percaya?? Nih[1]:

Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun.

Trus ini[1]:

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Kesimpulannya, hari valentine sebenarnya adalah hari untuk memperingati santo Valentine.

Saya tidak melarang anda untuk menyatakan cinta atau kasih sayang anda kepada pasangan anda ya. Anda bisa menyatakan cinta atau kasih sayang anda kepada pasangan anda kapan pun anda mau, dan dimana pun anda mau. Tidak ada yang melarangnya kok. Cuman saran saya mending jangan 14 Februari, soalnya harga2 bunga, coklat, perhiasan, atau hadiah lainnya pasti pada meroket alias dinaekin harganya ama mereka yang mata duitan hihihi

sumber:

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Valentine
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Santo_Valentinus