Sebetulnya, ini adalah kisah lama. Namun karena sudah banyak korban hingga banyak dibahas di dunia maya, akhirnya saya post juga.

Berdasarkan informasi yg saya baca dari sini: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7130961, pasar tumpah atau pasar minggu di Gasibu sudah jadi sarang pencopet. Pencopet ini tidak 1 orang, tapi berkomplotan, bahkan ada yg berpendapat bahwa petugas keamanan (security yg ada di lapangan, bukan polisi) disana ga guna karena kebagian hasil copet dan para pedagang disana jika ikut menjadi komplotannya. Pasalnya salah seorang korban bercerita ketika bertanya ama yg punya stand disitu malah dibilangin “udh ikhlasin aja”. Pas malah lapor polisi, malah disuruh bikin surat laporan ke kantor (birokrasi banget).

Modus pencopetannya adalah:

  • ada sesuatu yg nyangkut di kaki kiri, sebenarnya ini sengaja disangkutin sama salah seorang komplotan
  • setelah kita melihat ke samping kiri, samping kanan kita lengah, sehingga si copet bakal ambil HP yg ada di saku kanan
  • kalo HP di kiri, bukan tidak mungkin modus pencopetan akan jalan sebaliknya (sisi kiri anda yg dibuat lengah)
  • kalo anda gandengan sama pasangan dan pasangan anda di kanan, nanti akan ada yg misahin sampe gandengannya lepas
  • setelah kecolongan, kalo anda ngejar si pelaku, nanti ada orang yg marah-marah dan ngehalangin anda, dia marah karena tertabrak padahal anda sama sekali tidak menabraknya

Berdasarkan keterangan yg diperoleh dari tautan di atas, ciri pelaku adalah botak, gendut (kalo rambut sih bisa tumbuh lagi / pakai rambut palsu).

Buat anda yg mau ke Gasibu di pasar tumpah hari minggu, bawa barang seperlunya. Dan wajib extra hati-hati. Jangan lengah.🙂