qiuck-count

Ada kisah menarik dari Negeri ini. Tanggal 9 Juli 2014 lalu, telah dilaksanakan Pemilu Pilpres 2014. Apa yang menarik? Yang menarik adalah: ada 2 calon Presiden, keduanya saling mengklaim kemenangan. Hal ini disebabkan hasil Quick Count dari beberapa lembaga survei memiliki perbedaan yang sangat signifikan.

Yang jadi perhatian saya, mengapa perbedaan hasil Quick Count sangat signifikan? Apa sih sebetulnya Quick Count itu?

Quick Count sebenarnya adalah alat yang diadopsi dari National Democratic Institute (NDI). Secara sederhana, metode-nya yaitu dengan cara mengambil sample dari beberapa TPS, kemudian pada data-data tadi dilakukan tabulasi dengan ilmu statistik. Dan hasilnya biasanya tepat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Lalu mengapa bisa ada perbedaan hasil Quick Count? Menurut saya pribadi, ini bisa terjadi karena human error seperti kesalahan dalam pengambilan sample, salah dalam penyampaian informasi, atau bahkan salah dalam penulisan. Angka tidak pernah berbohong (manusia-lah yang mungkin berbohong).

Lebih lanjut, mari kita simak langkah-langkah kerja yang dilakukan lembaga survei saat melakukan Quick Count. Continue reading